Blog Image

Blog

Kenapa sih harga skincare mahal? Ini dia alasannya!

February 4, 2019
Kenapa sih harga skincare mahal? Ini dia alasannya! image

Assalamualaikum, Eonni!

Gimana kabarnya? Sehat? Semoga sehat ya! Amin..

   

Nah, topik yang mau Sofi bahas kali ini adalah “SKINCARE”, yap.. seperti yang kita tau, mungkin untuk kita yang mau merawat diri dan menyayangi diri, skincare adalah hal yang harus banget kita lakuin nih, biar selalu keliatan fresh dan kulit kita tetap terjaga ditengah kesibukan kita yang selalu memakai makeup setiap hari.

Tapi, buat kita yang belum punya penghasilan sendiri, kayanya susah banget deh buat beli skincare yang harganya mahal kadang sampai mikir berkali-kali buat beli, kecuali bagi kita yang punya orangtua yang mau membelikan perawatan kulit kita ya.

Dan dari situ kadang kita suka mikir, kok beberapa produk skincare ini harganya mahal banget sampai jutaan dan bahkan gak terjangkau sama kita

Selain itu, produk-produk skincare ini juga gak bisa kita dapatkan di sembarang tempat.

 

Nah, penasaran kan? Ternyata ini loh alas an skincare bisa dibanderol dengan harga yang mahal, alasannya sangat rasional kok!

 

 

1. Analogi kue Red Velvet

 

Ketika kita menimbang-nimbang untuk membeli skincare high-end yang harganya cukup tinggi, pasti kita memikirkan kualitas dan isi produknya. 

Dengan produk yang lebih mahal, artinya kita akan mendapatkan skincare dengan bahan yang berkualitas dan berteknologi tinggi, kan? Kenyataannya engga juga loh eonni.

Kayak yang dikutip dari de Lemos, Analoginya kayak gini, kalau kue red velvet lagi tren dan semua orang menyukainya, tapi perusahaan lain membuatnya dengan cream cheese frosting, maka frosting itu adalah signature dari brand yang mengeluarkannya.

Nah, hal ini juga berlaku untuk skincare. Kalau ada satu formula yang ampuh, mereka akan menambahkan suatu bahan signature dan membuat packaging yang lebih menarik. Jadi, ini enggak selalu tentang formula.

 

 

 

2. Tekstur dan Wangi skincare

 

Sebagian cewek memilih memakai skincare yang harganya lumayan mahal, karema mereka menyukai tekstur sekaligus wanginya.

Hal ini terkadang enggak bisa kita temui dari skincare drugstore yang kebanyakan memiliki tekstur dan wanti serupa.

Berkaca dari analogi kue red velvet tadi, tekstur dan wangi merupakan salah satu signature yang juga jadi unggulan skincare mahal.

Untuk membuat tekstur krim yang enggak ada duanya, sebuah perusahaan mesti melakukan uji laboratorium serta memakai bahan tertentu, yang bisa jadi harganya cukup mahal.

 

 

 

3. Bahan punya peran penting

 

Setiap skincare punya fungsi masing-masing dengan bahan yang berbeda pada setiap brand.  Kita bakal nemuin berbagai produk pemutih kulit atau perawatan jerawat di luaran sana.

Nah, biasanya ada perbedaan pada bahan dasar dari skincare high end  dan skincare drugstore.

Kalau kita teliti membaca ingredients dari setiap skincare yang kita beli, kita bakal menemukan perbedaan kentara ini.

  

 

 

4. Desain dan Bahan kemasan 

 

Dermatologist Mona Gohara mengatakan, produk yang murah atau dibeli dari drug store biasanya cenderung enggak bertahan lama dan gampang rusak.

Produk yang lebih mahal cenderung lebih efektif dan kemasannya juga tergolong awet.

Yap, selain isi produk yang memiliki keunggulan tersendiri, kemasan juga ambil peran penting.

Skincare mahal seringkali memiliki kemasan yang soldin dengan desain elegan. Dengan kemasan kayak gini, orang jadi punya ketertarikan tersendiri.

Skincare mereka juga enggak akan cepat rusak hanya karena jatuh atau kena banting.

 

Nah, sekarang jadi tau kan gimana dan kenapa sih skincare itu terkadang harganya mahal-mahal banget, semua karena tergantung dari bahan yang digunakan, biaya riset, factor packaging, dan juga biaya marketing dan sebagainya loh! Tapi, semua kembali lagi ke “Apakah skincare tersebut cocok untuk kita atau tidak?”. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

<artikel asli>